
Sebenarnya spanduk seperti ini sudah beredar sejak Agustus 2008 di Pare dan mungkin di kota lainnya. Saat pertama melihat spanduk ini rasanya geli. Karena PDI-P adalah Partai yang paling banyak melakukan tindakan pidana yang sering mencoreng nama partainya sendiri. Inget Kasus pak Emir Muis dan sekretaris pribadinya yang lupa gak dijatah
? Ingat pula kasus Pak Agus Condro yang korupsi berjamaah dengan anggota dewan lainnya? dan anggota partai PDI-P lainnya yang juga berkasus tak jauh berbeda tapi yang paling banyak memang korupsi!
Lucu kan, Partai yang sering kena korupsi malah menyarankan untuk tidak mewarisi anak cucu dengan budaya korupsi! Lalu apa yang mereka contohkan selama ini?
Ini blog saya, suka-suka saya nulis apa. Kalau ada pihak yang nggak suka dengan postingan saya ini, silakan buat postingan sendiri







g ngerti :((
hanya satu kata…
BUBARKAN PDI!
hehe..ini juga perkataan saya…terserah saya…jika tidak ada yang berkenan, suruh yang punya blog buat delete komen saya…wekeke
sudah bukan rahasia lagi..
aneh e meneh, pimpinane cek pede2 ne macong PRESIDEN!!!
ah biasa arep pemilu mesti akeh “gombal”
maut.. maut.. iki commentku… sing nulis aku dewe.. hidup PKS
@all: manggut-manggut