Belajar Dari Tahun Kemarin, Perbaikan Untuk Tahun Depan

Ah tak terasa sudah hampir Wassalam tahun 2008, tidak terasa pula saya melewati begitu banyak hal yang terjadi di tahun 2008 ini. Hal-hal yang baik akan saya simpan sebagai kenangan dan hal-hal yang buruk akan saya pakai sebagai perbaikan dari pribadi saya. Energi positif selalu saya bawa dalam setiap kesempatan agar bisa menyertai langkah saya menuju peningkatan kualitas diri. Karena orang lebih sering melihat kekurangan tanpa melihat hasil usahanya lebih baik dari sebelumnya. Akibatnya menjadi jarang bersyukur!

Di tahun 2008 kemarin ada beberapa catatan kecil yang saya jalani, dengan sedikit mengubek blog ini lagi dari awal berdiri sampai postingan yang satu ini :mrgreen:

Maret 2008

  1. Earning Adsense mulai memasuki 4 digit
  2. Google Adsense sempat support dengan Bahasa Indonesia, tapi akhirnya nggak diteruskan.. Hicks3x
  3. Beli dedicated server sendiri
  4. Ikut bantu-bantu di SMA almamater tercinta sebagai Konsultan IT

April 2008

  1. Cek Adsense akhirnya cair juga
  2. Memutuskan untuk jadi Blogger Profesional dengan mengontrak rumah sendiri sebagai kantor
  3. Berdarah-darah ngurusin server sendiri
  4. Akhirnya calon istri dapat kerja juga :mrgreen:

Mei 2008

  1. Ngekost sendirian
  2. Kisah fenomenal saya ditendang Dijaminmurah.com hahaha..

Juni 2008

  1. Kena Google Sandbox ato apalah namanya

Juli 2008

  1. Langganan TV Kabel, walau akhirnya nangis darah karena ASTRO
  2. Berupaya sepenuh hati meluluhkan hati calon mertua

Agustus 2008

  1. Dipercaya mengajar brondong SMA.. uhui

September 2008

  1. Mudik pertama dari Jakarta.. pfiiuuh

Oktober 2008

  1. Alhamdulillah bisa beli mobil sendiri
  2. Sandbox massal (lagi!)
  3. Lamaran saya diterima.. cihui

November 2008

  1. Isinya jalan, reuni dan nonton :mrgreen:

Desember 2008

  1. Mabok karena kebanyakan makan duren :(
  2. Memisahkan blog ini dengan blog untuk blog sekolah
  3. Dan akhirnya ditutup dengan manis, dengan acara Lamaran saya pada pujaan hati saya :)

Semua hal yang terjadi di tahun 2008, akan saya jadikan bekal untuk menjalani tahun 2009 ini. Tentunya berusaha untuk lebih baik lagi. Ada beberapa hal yang ingin saya lakukan di tahun 2009 ini.

  1. Cari kontrakan yang cukup untuk ditinggali berdua dengan istri :)
  2. Menabung hingga cukup untuk membuat rumah sendiri
  3. Jalan-jalan keliling Indonesia bareng istri
  4. Bikin usaha Offline, lagi-lagi bareng istri saya.. mwuuah..
  5. De el el..

Sementara masih itu yang saya targetkan, semoga bisa saya capai. Gud bye 2008, Welcome to 2009!!

Adios Amigos!! Hasta la Vista!!

Acara Lamaran 27 Desember 2008

Akhirnya setelah lama tidak diterima melamar kemana-mana, akhirnya ada juga yang mau menerima lamaran saya… hahahaha :mrgreen: . Malam minggu kemaren memang tidak biasa, karena seumur-umur malam minggu biasanya hanya menghabiskan waktu di rumah nonton bola atau liat extravaganza bareng emprit. MalamĀ  minggu kemaren saya bersama sanak famili datang ke rumah calon istri saya Anita di Wates.

Tujuannya ya cuman satu, nglamar anak orang..hehehe :mrgreen: . Meskipun dulu sudah pernah saya lamar, tapi kali ini saya datang lagi dengan bapak ibu dan keluarga saya sebagai formalitas dan keseriusan keluarga saya untuk menjalin hubungan keluarga dengan keluarga Wates.

Setelah acara seserahan dengan memberikan peningset yang saya bawa untuk “menyogok” keluarga Wates agar Anita dikasihkan ke saya hehehe.. acara dilanjutkan dengan pemberian cincin lamaran yang sebelumnya sudah kami berdua siapkan dan saya pasangkan di jari manis tangan kirinya..hihihi..

Lamaran Anita Setya Dewi dan Rofiul Hadi

Untuk tanggal pernikahannya masih nunggu itungan hari tapi Insya Allah sekitar bulan Juni-Juli 2009, biar saudara yang jauh bisa datang pas libur sekolah.

Puas? belum sih..lha belum ijab qabul… hahaha

Beda Naik Mobil dan Naik Motor

Beda yang paling utama saat naik mobil dengan naik motor adalah kesabaran! Kebiasaan saya yang naik motor dengan emosi, memang membuat saya naik motor dengan kecepatan tinggi. Tapi lain ceritanya dengan naik mobil.

Mengendarai si roda empat ini harus ekstra sabar karena pasti sulit untuk menyalip, bahkan untuk menyalip sepeda sekalipun harus ekstra pelan dan sabar apalagi kalau di depan ada truk atau dokar.. hayah!. Membiasakan bersabar seperti ini yang rada susah bagi biker kayak saya.

Tapi seperti pesan bapak saya, alon-alon pokok’e tekan (pelan pelan asal nyampe), lagian juga nyantai naik mobil hehehe..

Ya inilah kesan orang ndeso yang baru bisa nyetir mobil :mrgreen:

Migrasi Feed dari Feedburner ke Google

Sebelumnya jika kita ingin melakukan migrasi feed kita dari Feedburner ke Account Google kita maka kita harus mengirimkan email konfirmasi ke pihak Google untuk memindahkannya secara manual. Mungkin anda bertanya kenapa harus dipindahkan? Karena Google Adsense saat ini menyediakan Adsense for Feeds sehingga feed yang kita kirimkan ke email dan yang ada di feed reader akan keluar iklan Adsense-nya.

Coba masuk ke account Adsense anda Adsense SetupGet AdsAdsense for Feeds. Dibagian bawah nanti ada link untuk melakukan migrasi feed lama anda dari Feedburner ke Google Adsense. migrasi feed

Lalu jika sudah, maka kita tinggal memasukkan username dan pasword kita di Feedburner.com untuk login. feedburner-pindah-ke-google

Langkah selanjutnya anda tinggal menekan Moved dari semua feed yang sudah anda miliki, maka kita tinggal menunggu proses migrasi dilakukan. Jika sudah dilakukan, kita juga akan dikirimi email pemberitahuan proses migrasi sudah diselesaikan.

Sebenarnya Feedproxy punya Google punya kelemahan yaitu loading web-nya masih sangat lemot dibanding Feedburner, tapi demi mengejar dolar ya apa boleh buat.

Jika sudah pindah ke account Google kita maka kita tinggal mendaftarkan feed kita tersebut tadi di Adsense for Feeds. Performansinya cukup lumayan, CTR-nya bisa ngalahin Adsense for Content..hehehe

Adsense for Feeds

Oke, selamat mencoba!

Update: Setelah kita melakukan migrasi, semua link feedburner kita yang lama akan otomatis dialihkan sendiri ke account feed kita di Feedproxy. Jadi enak, karena kita nggak harus melakukan update script subscribe feed satu-satu lagi.. hehehe. Nice job, Google!

The Power of Kepepet

Tidak sedikit teman-teman kuliah saya yang sudah bekerja di perusahaan-perusahaan telco berkeinginan untuk membuat usaha sendiri. Bahkan hampir semua teman saya kepengen bikin usaha sendiri. Tapi mereka sendiri tidak tahu bagaimana memulainya, apa usahanya, bagaimana nanti prospeknya.

Ketakutan dan ketidaktahuan itulah yang membuat mereka tidak bergerak! Mereka merasa berat untuk berpindah profesi dari employer menjadi entrepreneur atau minimal memerintah diri sendiri. Mereka berat meninggalkan pekerjaannya sekarang, takut nanti usahanya gagal dan dia bangkrut, takut..takut. dan takut. Mungkin ada juga kemalasan disana, kemalasan untuk bergerak karena sudah merasa nyaman sebagai employer :mrgreen: .

Bagi saya hal itu wajar, karena mereka tidak sedang dalam posisi benar-benar membutuhkan uang! Mereka hanya membutuhkan pekerjaan lainnya yang lebih baik daripada pekerjaannya yang sekarang. Mereka tentu saja merasa selama saya masih digaji oleh perusahaan dimana saya bekerja, maka saya berada di zona aman. Untuk berpindah dari zona aman itu tentu sangatlah berat bagi seorang employer kecuali di-PHK atau stres berat dengan pekerjaannya.

Beda ceritanya kalau mereka benar-benar butuh uang, misalnya di-PHK perusahaannya. Mereka akan segera melakukan hal apapun untuk mencari uang, bahkan dengan bekerja apapun. Dengan kondisi tidak punya uang, pikiran kita akan dituntut untuk berkreasi agar bisa melakukan pekerjaan yang menghasilkan uang. Kita akan dipaksa segera melangkah, tanpa terlalu banyak berpikir. Kita akan kehilangan rasa malu, tidak perduli ejekan atau gunjingan tetangga.

Sebagai pembanding adalah saya sendiri, semenjak saya lulus kuliah dengan gelar ST saya tidak pernah diterima di perusahaan manapun yang saya lamar! Capek ditolak kerja terus, saya pulang kampung. Hingga ditawari teman saya untuk jualan pulsa elektrik. Bayangkan sarjana teknik jualan pulsa elektrik, kalau mau jualan pulsa elektrik saja nggak perlu kuliah jauh-jauh ke Bandung lulus SMA saja juga bisa.

Meski disertai tangisan orang tua saya yang merasa sedih anaknya hanya jualan pulsa, toh saya bisa meyakinkan orang tua saya. Dari pagi sampai siang saya naik motor berkeliling Kediri menawarkan pulsa saya ke counter pulsa. Mulai dari ditolak, tidak berminat..semuanya saya ladeni tanpa rasa malu. Karena gagal jualan offline, coba saya jual di internet mungkin laku. Lalu bikin web gratisan, mulai ada peminat. Hingga akhirnya saya pernah punya 4000 agen pulsa di seluruh Indonesia (tapi dulu!).

Ujung-ujungnya anda berjumpa saya sedang mencari dollar di internet juga.. hehehe.. Tapi dari semua itu, tanpa adanya kepepet nyari duit (bukan kepepet nyari pekerjaan) maka saya tidak akan berada di titik yang sekarang saya tempati. Kalau saya diterima di Telkomsel atau Indosat mungkin juga sudah lain ceritanya, saya mungkin sudah pakai bajua rapi tiap hari nggak seperti sekarang tiap pagi kemulan sarung sambil ngenet :mrgreen:

Semoga teman-teman semuanya jika ingin benar-benar berwirausaha, bisa segera kepepet…hehehe.. Entah itu kepepet nikah, kepepet hutang, kepepet wanita.. :mrgreen:

Bisnis Internet Indonesia

Perasaan makin lama PPC Lokal yang ada di Indonesia produknya tidak ada perubahan. Isinya cuman 1 yaitu jualan referal!. Paling tidak investasi jangka pendek atau jualan ebook dengan sistem referal. Seumur hidup saya belum pernah mengikuti program-program seperti itu, karena memang saya dari dulu sangat alergi dengan janji bombastis yang tidak masuk akal seperti di MLM :mrgreen:

Lihat saja contoh iklan disini :

Iklan menyesatkan

Mungkin bagi orang-orang yang sudah tahu bisnis internet pasti tahu iklan-iklan seperti ini menjual produk apa, atau paling tidak iklan ini sebenarnya bisnisnya apa. Tapi bagi orang yang tidak tahu, tentu bahasa bombastis diatas sangat menggiurkan!

Disinilah masalahnya! Orang awam yang tertarik dengan iklan itu akan membeli produknya itu ebook atau apalah namanya dan “mencoba” mempraktekkan hasilnya. Jika gagal, dia akan menyalahkan produk itu karena tidak bisa mendatangkan kekayaan bagi dirinya seperti yang dijanjikan. Padahal kebanyakan bisnis model seperti jualan ebook dan semacamnya itu core bisnisnya adalah referal itu tadi.

Semakin orang itu banyak mencari referal, maka semakin banyak dapat duit!

Maka akhirnya akan menjadi lingkaran setan, dari orang 1 ke orang 2, orang 2 ke orang 3 dan seterusnya. Tentu bagi saya sendiri sudah sewajibnya mengingatkan bagi para newbie di dunia internet untuk lebih berhati-hati dan seksama dalam memilih ataupun mempelajari bisnis internet. Sebelum menyesal!!! Padahal mencari nafkah di internet tidak semudah yang dikatakan!

Saya sendiri lebih menyukai belajar dari pengalaman seseorang, di internet juga banyak informasi yang bisa kita unduh dengan gratis. Itu juga bisa digunakan untuk belajar bagi diri kita.

Semoga ada perubahan dan perbaikan, agar bisnis internet indonesia bisa lebih maju dan berkembang menumbuhkan netpreneur baru di Indonesia ini. Amin

Mabok Duren

Seharian kemarin saya tidak bisa “bekerja” seperti biasanya. Saya terkapar di kasur tidak bisa bangun, kalaupun bangun kepala pusing dan lemes. Sehari sebelumnya saya dan bapak hunting duren di Pasar Kandangan yang biasanya banyak duren bawaan dari Kasembon ato dari Malang yang murah-murah. Jadilah terbeli 2 duren besar seharga 90 ribu. FYI, bapak saya pinter banget nawar..hahaha.. salut buat bapak saya.

Sampe di rumah langsung ditungguin sama emprit yang baru bangun dari tidur siangnya yang sepertinya nyenyak (jadi pengen!). Langsung saja duren yang paling besar dibuka sama bapak, dan langsung saya dan emprit berlomba-lomba makan duren sebanyak-banyaknya. Dasar anak kecil makan durennya nggak pernah bersih, habis diemut-emut langsung ditaruh. Saya hitung-hitung emprit habis 7 biji dan saya 8 biji duren.

Erly maem duren

Tapi cerita berlanjut sampe malamnya saya merasakan pusing berat, apalagi pas sholat isya. Haduuh beraat banget! Bahkan malam itu saya tidak bisa tidur karena bolak balik terbangun sendiri. Huhuhu.. pengen nangis! Mata berat, kepala pusing, badan lemes.

Alhamdulillah hari ini sudah agak mendingan meski kepala masih pusing-pusing, tapi dibelain ke Pare biar bisa ngurus web lagi. Yah baru kali ini dibikin Mabok sama Duren.. Libur makan Duren dulu aja kali ye :mrgreen:

Indonesia Kalah (lagi!)

Dibela-belain pergi ke ruang TU SMA hanya buat nonton RCTI karena indoweb.tv sudah nggak bisa nyiarin acara tivi lagi, ternyata Indonesia belum bisa menang juga lawan Thailand. Thailand terlalu berat untuk Indonesia, permainan bolanya efektif dengan hanya 3-4 pemain sudah bisa merepotkan pertahanan Indonesia.

Mungkin yang menarik bagi saya adalah saat pemain Indonesia dan pemain Thailand itu beradu argumen misalnya saat pelanggaran, apa mereka itu bisa ngerti??? hehehe..

Saya yakin kemampuan bahasa Inggris pemain Indonesia masih kurang, bahkan untuk berkomunikasi dengan wasit pun sulit. Ini justru merugikan apalagi saat melakukan protes keputusan wasit, pemain kita tidak bisa menyampaikannya dengan lisan. Apa perlu didampingi penerjemah? hahahaha…

Mungkin sudah seharusnya pemain Indonesia diajari Bahasa Inggris secara verbal, agar saat pertandingan Internasional bisa lebih mempertahankan argumennya baik pada pemain lain atau wasit.

Ya kalau sekarang mau misuh-misuh.. cak cok.. yo nggak ada yang tahu! hahaha..

Indonesia! Kapan menangnya? :mrgreen:

Adsense for Domain Available Soon

Adsense for Domain IndonesiaSetelah baru saja melakukan integrasi Indonesia antara Google Adsense dan Google Analytic, Google Adsense memberikan 1 alat untuk mengeruk dolar lagi. Kali ini melalui program Adsense for Domain, yup! ini adalah program-nya Domain Parking. Kalau di beberapa penyedia domain parking, sebenarnya iklan yang keluar adalah iklan dari Adsense juga. Nah kali ini Google meng-handle sendiri Adsense for Domain, otomatis akan head to head dengan Parked, Sedo, Whypark dan lainnya.

Gimana enggak, Google mengambil alih semua fungsi dari yang sebelumnya hanya memasok iklan ke domain parking itu, sekarang menjadi satu. Penyedia iklan juga sekaligus domain parking.. maruk amat ya.

Sementara fitur ini baru keluar untuk publisher di Amerika dan akan segera diluncurkan untuk semua publisher Adsense. Nantinya akan keluar di Adsense Setup kita masing-masing. Satu lagi cara mengeruk dolar ke Indonesia, kawan-kawan.. hehehe..

Kalau punya domain nganggur, parkir saja!

Google Adsense Integrasi Dengan Google Analytic

Pas buka account Adsense barusan ada link yang tidak biasanya ada nangkring di adsense saya.
Adsense Integrate with Google Analytic

Mau nyoba aaah.. pasang kode analytic-nya.