Sebenarnya ini tulisan pertama dari beberapa seri tulisan yang akan saya tulisan setelah ini. Karena masih berkaitan dengan Optimasi Earning Adsense. Salah satunya ternyata membahas penggunaan Channel.
Setelah saya ubek-ubek di Adsense Help, akhirnya saya menemukan pencerahan yang cukup menarik mengenai Channel ini. Pada dasarnya Channel disini dipakai untuk melihat dan membandingkan performansi Adsense di blog kita. Ada 2 macam Channel yaitu URL Channel dan Custom Channel. Akan kita bahas satu persatu, sesuai dengan pemahaman saya lho ya
- Custom Channel
Fitur ini saya bahas pertama, karena memang ini yang sudah umum saya pakai untuk blog-blog saya. Penggunaan Custom Channel adalah untuk melihat Performansi Ad Unit (posisi, warna, ukuran, border). Cara ini sangat efektif untuk mengetahui apakah iklan Adsense yang tampil di blog kita sudah efektif ataukah belum. Karena di Adsense Report, kita bisa melihat report dari masing-masing Channel ataupun secara Agregate (keseluruhan).Dengan menggunakan data Custom Channel ini, kita bisa menentukan langkah apabila performansi iklan kita tidak seperti yang kita harapkan. Contohnya seperti blog saya ini dengan penempatan diatas artikel ternyata CTR-nya 4% keatas, maka bisa saya katakan kalau performansi iklan saya tersebut sudah bagus. 
- URL Channel
Nah ini fitur yang baru saya ketahui sekarang fungsinya
. Fitur ini untuk mengetahui Performansi Adsense di Domain kita. Jika kita memiliki banyak domain/blog, lalu kemudian kita ingin mengetahui di blog manakah yang menghasilkan Earning terbanyak maka kita pakai URL Channel ini.
Fitur ini juga bisa mengetahui di bagian website manakah yang optimal earningnya, di Artikel, di Blog atau di Forum (asumsinya dalam 1 website ada beberapa layanan). Fitur ini juga bisa dipakai untuk melihat per halaman, per subdomain dan per folder. Enaknya lagi kita nggak perlu mengubah atau menambah kode apapun di domain kita untuk mendapatkan data statistiknya.
Pada dasarnya Channel digunakan untuk melihat performansi adsense di blog kita. Custom Channel dipakai untuk melihat data performansi di masing-masing Ad Unit. Sedangkan URL Channel dipakai untuk melihat data performansi secara Agregat di 1 domain/subdomain/folder. Sudah tahu bedanya kan? (semoga nggak bingung
)
Untuk melihat Reports-nya silakan ikuti petunjuknya disini. Semoga sukses