Siang tadi saat pameran di SMA, saya iseng-iseng muter pameran sambil nunggu waktu saya untuk presentasi E-learning. Akhirnya saya iseng aja mampir ke stan Telkomsel. Setelah berbasa-basi ria nanya produk dan segala macamnya, saya mengarahkan pembicaraan ke Telkomsel Flash. Berikut pembicaraan saya..
Saya: Mas, Telkomflash yang unlimited masih ada nggak?
CS: Tahu dari mana, pak?
Saya: Dari internet, mas
CS: Masih, pak. Nanti bisa daftar disini (saya udah seneng gitu)
Saya: Syaratnya apa saja?
CS: Fotokopi KTP dan Materai saja, pak
Saya: Itu berapa per-bulannya?
CS: 250 ribu, pak
Saya : (mulai bingung) Itu yang unlimited kan?
CS: Iya, pak. Nanti bisa dipakai 500 MB selebihnya nanti Rp. 1/KB
Saya: (baru menyadari sang CS salah ngerti? dan nafsu ngobrol saya jadi berkurang) Oke deh, mas. nanti saya ke Gerai Halo Pare saja buat nanya-nanya.. (sambil melempar senyum yang nggak penting
)
CS: Iya, pak..
Dalam hati saya mbatin, harusnya para frontliner seperti CS tadi sudah dibekali dengan knowledge mengenai produk yang dimiliki oleh perusahaannya. Mungkin karena Pare ini terbilang ndeso katrok ya, jadi mereka tidak mengetahui sejauh mana knowledge orang-orang seperti saya ini yang makan minum ditemani internet..(halah..berlebihan
).
Jangankan CS tadi, calon istri saya saja kadang-kadang masih nanya produk Indosat ke saya karena baru tahu dari customernya…hehehe.. Woalah..