<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>IncridiBlog - Rofiul Hadi Punya Blog</title>
	<link>http://incridiblog.com</link>
	<description>Tenguk tenguk mangan gethuk</description>
	<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 12:17:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>1st Anniversary With Adsense</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/21/1st-anniversary-with-adsense/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/21/1st-anniversary-with-adsense/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 12:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Adsense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/21/1st-anniversary-with-adsense/</guid>
		<description><![CDATA[ Sebenarnya bukan hari ini saya mendaftar di Adsense, tapi pada pertengahan bulan November 2007 saya mulai serius menggeluti Adsense. Sebelumnya saya juga dihinggapi rasa khawatir, apa bisa saya sukses di Adsense?. Apalagi melihat blog-blog para master Adsense yang penghasilannya gede.
Tapi bagi saya, uang bukan tujuan utama. Saya hanya berbekal update web setiap hari serta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/google_sm.gif" alt="google_sm.gif" align="left" /> Sebenarnya bukan hari ini saya mendaftar di Adsense, tapi pada pertengahan bulan November 2007 saya mulai serius menggeluti Adsense. Sebelumnya saya juga dihinggapi rasa khawatir, apa bisa saya sukses di Adsense?. Apalagi melihat blog-blog para master Adsense yang penghasilannya gede.</p>
<p>Tapi bagi saya, uang bukan tujuan utama. Saya hanya berbekal update web setiap hari serta membuka beberapa lapak yang bertopik sama. Maksudnya kalau orang nggak masuk web saya yang satunya, maka dia masuk ke web saya yang lainnya. Jadi orang nggak jauh-jauh dari web saya juga. Memang dasarnya saya addict internet, maka saya enjoy saja.</p>
<p>Meski Cek bulan Desember baru nyampe bulan Februari, saya sambil berdoa semoga cek ini bisa saya cairkan. Hingga akhirnya Maret 2008 dolar pertama saya dari internet nyampe juga di tangan. Alhamdulillah.</p>
<p>Bulan April 2008 karena sudah yakin dengan penghasilan Adsense, akhirnya invest beli server sendiri lalu ngontrak rumah di Pare biar bisa konek Speedy.  Ya seperti kata pepatah, Jer Basuki Mawa Beya. Kalau mau sukses ya harus mau keluar biaya.</p>
<p>Alhamdulillah, saat ini saya sudah diberikan penghasilan lebih dari cukup untuk ukuran seorang blogger. Nggak minder-minder amat kalau sowan ke blog-nya para master-master hehehe.. Nggak perlu show force segala macam biar terkenal dan dikenal. Dan memang nggak perlu terkenal untuk berhasil. Kecuali artis lho yo.. hehehe.. Asal punya keyakinan, kesungguhan dan fokus serta dibumbui do&#8217;a rasanya berhasil jadi Blogger bukanlah impian semata.</p>
<p>Yang sekedar bermimpi sukses jadi Blogger, silakan dinikmati mimpinya <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Akan lebih baik jika anda tidak hanya bertanya tapi juga segera memulainya. Nasib anda tidak akan berubah jika anda sendiri tidak merubahnya.</p>
<p>Sukses buat anda semua!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/21/1st-anniversary-with-adsense/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Uji Narsis</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/20/uji-narsis/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/20/uji-narsis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 09:34:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/20/uji-narsis/</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah lihat film, intinya menceritakan seorang loser yang akhirnya jadi superhero. Di segala bidang dia kalah, istrinya selingkuh sama teman kerjanya, pekerjaannya salah terus, keluar dari taksi nginjek tai kucing..pokoknya seapes-apesnya orang deh. Lalu yang menarik, dia nyoba nyari namanya dia di search engine dan ternyata &#8230; HAHAHAHA&#8230; search not found!
Saya sendiri mencoba nyari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah lihat film, intinya menceritakan seorang loser yang akhirnya jadi superhero. Di segala bidang dia kalah, istrinya selingkuh sama teman kerjanya, pekerjaannya salah terus, keluar dari taksi nginjek tai kucing..pokoknya seapes-apesnya orang deh. Lalu yang menarik, dia nyoba nyari namanya dia di search engine dan ternyata &#8230; HAHAHAHA&#8230; search not found!</p>
<p>Saya sendiri mencoba nyari nama saya di Google, dan hasilnya :</p>
<p><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/nasis.jpg" title="Uji Narsis"><img src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/nasis.jpg" alt="Uji Narsis" /></a></p>
<p>Sudah nyoba nyari nama anda di Google? hehehe&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/20/uji-narsis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maafkan Saya, Adik-adik</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/20/maafkan-saya-adik-adik/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/20/maafkan-saya-adik-adik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 09:06:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/20/maafkan-saya-adik-adik/</guid>
		<description><![CDATA[Sekali lagi hosting Dijaminmurah.com membuat saya kecewa. Di saat-saat siswa saya sedang semangat menggunakan E-Learning di saat pelajaran, server hostingnya sering down. Nggak sekali dua kali bahkan sering sekali dengan interval yang dekat. Bahkan saat launching E-Learning hostingnya juga down, gagal koneksi. Mau ditaruh dimana muka saya ini.
Sebelumnya saya sudah pernah hosting disini untuk server [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekali lagi hosting <a href="http://incridiblog.com/2008/05/06/ditendang-dijaminmurahcom/">Dijaminmurah</a>.com membuat saya kecewa. Di saat-saat siswa saya sedang semangat menggunakan <a href="http://elearning.sman1pare.sch.id/">E-Learning</a> di saat pelajaran, server hostingnya sering down. Nggak sekali dua kali bahkan sering sekali dengan interval yang dekat. Bahkan saat launching E-Learning hostingnya juga down, gagal koneksi. Mau ditaruh dimana muka saya ini.</p>
<p>Sebelumnya saya sudah pernah hosting disini untuk server US, sering down juga. Meski saya akui web saya dulu itu trafiknya sudah 1000 UV/hari. Tapi ya sudahlah, uang hosting 400 ribu saya tinggalkan disana.</p>
<p>Hingga akhirnya, saya disuruh membuat web sekolah. Sebelumnya saya taruh server di Imediabiz, tapi karena saya anggap trafik web sekolah nggak seberapa besar maka saya beranikan lagi hosting di Dijaminmurah. Saya berharap nasib web sekolah ini nggak separah web saya sebelumnya. Apalagi budgetnya saya pikir lebih murah jika hosting di Imediabiz.</p>
<p>Dan ternyata pengalaman itu terulang kembali. Hosting web sekolah sering down dengan berbagai alasan, router mati, firewall nge-lock, koneksi speedynya gangguan. Saya rasa hosting IIX di Imediabiz tidak ada masalah, karena IP-nya berdekatan. Kalau tidak salah, sama2 ngambil dari Dhecyber.net.id servernya.</p>
<p>Sekali lagi saya harus dipusingkan dengan hosting kacangan kayak gini. Apalagi siswa saya hendak ujian tengah semester (UTS) secara online menggunakan <a href="http://elearning.sman1pare.sch.id/">E-Learning</a>. Kalau server down saat ujian, apa nggak kacau itu???</p>
<p>Saya berharap <a href="http://dijaminmurah.com/blog/?p=139">pihak Dijaminmurah</a> mau mengembalikan sisa uang hosting web sma saya. Saya mau migrasikan lagi web sekolah ke Imediabiz. Karena uang itu juga uang siswa, uang anak didik saya. Tapi kalau memang pihak Dijaminmurah tidak mau mengembalikan, biarlah saya pakai uang saya sendiri.</p>
<p>Ternyata memang dijaminmmurah itu dijamin telo!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/20/maafkan-saya-adik-adik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Asal Forward E-Mail!</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/17/jangan-asal-forward-e-mail/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/17/jangan-asal-forward-e-mail/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 04:51:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/17/jangan-asal-forward-e-mail/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda punya kebiasaan melakukan forward e-mail dari orang lain, sebaiknya anda harus waspada. Apalagi E-mail tersebut berisikan rumor tanpa disertai bukti dan fakta. Seperti kasus broker Bahana Securities yang ditangkap karena memforward email orang lain yang menyebabkan kegemparan di dunia perbankan Indonesia karena berisi rumor kesulitan likuiditas dari 4 bank yang tersebut di email [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau anda punya kebiasaan melakukan forward e-mail dari orang lain, sebaiknya anda harus waspada. Apalagi E-mail tersebut berisikan rumor tanpa disertai bukti dan fakta. Seperti kasus broker Bahana Securities yang ditangkap karena memforward email orang lain yang menyebabkan kegemparan di dunia perbankan Indonesia karena berisi rumor kesulitan likuiditas dari 4 bank yang tersebut di email tersebut.</p>
<p>Baca di <a href="http://www.detikinet.com/read/2008/11/17/100127/1037996/399/email-terusan-yang-berbuntut-tahanan">Detik</a></p>
<p>Lain kali jangan asal forward ya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/17/jangan-asal-forward-e-mail/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Maling Teriak Maling</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/17/maling-teriak-maling/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/17/maling-teriak-maling/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 04:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/17/maling-teriak-maling/</guid>
		<description><![CDATA[
Sebenarnya spanduk seperti ini sudah beredar sejak Agustus 2008 di Pare dan mungkin di kota lainnya. Saat pertama melihat spanduk ini rasanya geli. Karena PDI-P adalah Partai yang paling banyak melakukan tindakan pidana yang sering mencoreng nama partainya sendiri. Inget Kasus pak Emir Muis dan sekretaris pribadinya yang lupa gak dijatah  ? Ingat pula [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/pdi-p.jpg" title="PDI-P"><img src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/pdi-p.jpg" alt="PDI-P" width="514" height="123" /></a><br />
Sebenarnya spanduk seperti ini sudah beredar sejak Agustus 2008 di Pare dan mungkin di kota lainnya. Saat pertama melihat spanduk ini rasanya geli. Karena PDI-P adalah Partai yang paling banyak melakukan tindakan pidana yang sering mencoreng nama partainya sendiri. Inget Kasus pak Emir Muis dan sekretaris pribadinya yang lupa gak dijatah <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ? Ingat pula kasus Pak Agus Condro yang korupsi berjamaah dengan anggota dewan lainnya? dan anggota partai PDI-P lainnya yang juga berkasus tak jauh berbeda tapi yang paling banyak memang korupsi!</p>
<p>Lucu kan, Partai yang sering kena korupsi malah menyarankan untuk tidak mewarisi anak cucu dengan budaya korupsi! Lalu apa yang mereka contohkan selama ini?</p>
<p>Ini blog saya, suka-suka saya nulis apa. Kalau ada pihak yang nggak suka dengan postingan saya ini, silakan buat postingan sendiri <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/17/maling-teriak-maling/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Motivasi Untuk Jadi Milyader</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/17/belajar-motivasi-untuk-jadi-milyader/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/17/belajar-motivasi-untuk-jadi-milyader/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2008 03:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/17/belajar-motivasi-untuk-jadi-milyader/</guid>
		<description><![CDATA[Saya punya impian, dan saya ingin tidak hanya bermimpi. Saya ingin beraksi dan bisa jadi Milyader. Mungkinkah? Pasti MUNGKIN!
Saya belajar banyak dari semua teman, termasuk dari teman saya yang senang MLM tadi. Bahwa kita harus bisa memotivasi diri kita untuk bisa melakukan impian kita. Alam bawah sadar kita akan terbimbing untuk berpikir positif sekalipun kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya punya impian, dan saya ingin tidak hanya bermimpi. Saya ingin beraksi dan bisa jadi Milyader. Mungkinkah? Pasti MUNGKIN!</p>
<p>Saya belajar banyak dari semua teman, termasuk dari teman saya yang senang MLM tadi. Bahwa kita harus bisa memotivasi diri kita untuk bisa melakukan impian kita. Alam bawah sadar kita akan terbimbing untuk berpikir positif sekalipun kita mendapati apa yang kita lakukan menemui kegagalan.</p>
<p>Untuk itu saya sendiri belajar dari banyak Motivator. Tentunya saya tidak bisa mengikuti training motivasi yang selain harga tiketnya mahal juga lokasinya yang tidak bisa saya jangkau. Saya memiliki sumber motivasi sendiri dari Tung Desem Waringin dan Mario Teguh.</p>
<p>Dari Tung Desem Waringin, kita diajari cara untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki untuk menjadi Milyader. Beliau pernah bercerita temannya bisa mengubah tanah yang harganya hanya 1,5 M bisa diubah menjadi berharga 25 M dalam 6 bulan TANPA MODAL!. Ceritanya bukan tidak mungkin kita lakukan. Tapi mungkin kita takut tidak bisa melakukannya. Cara mengatasi Ketakutan seperti ini yang saya kemudian cari formulanya.</p>
<p>Akhirnya saya ketemu dengan Motivator pak Mario Teguh tadi malam. Di acara Golden Ways Mario Teguh di MetroTV, dalam topik Don&#8217;t Worry Be Happy dijelaskan bahwa kita harus tetap optimis dengan segala permasalahan kita. Terus terang saya tidak bisa menjelaskan secara panjang lebar, karena saya sendiri juga lupa. Tapi saat menyaksikan acara itu, motivasi saya menjadi menyala kembali. Yang saya ingat adalah saat ada audience yang bertanya, Lebih penting manakah Ketepatan ataukah Kecepatan dalam bertindak?</p>
<p>Dengan singkat pak Mario mengulas singkatnya seperti ini, Semakin cepat kita bertindak, Semakin cepat kita salah, Semakin cepat kita mengevaluasi tindakan kita. Belajarlah sambil bertindak, jangan belajar sebelum bertindak.</p>
<p>Bagi saya ini motivasi bagi saya, karena terus terang saya setiap akan berinvestasi di bisnis offline selalu dirundung ketakutan ini itu. Tapi saya yakin, kegagalan bukanlah pintu kehancuran. Kegagalan harus bisa dimaknai sebagai fungsi evaluasi diri kita.</p>
<p>Ibarat sebuah Per/pegas, dia tidak akan ada gunanya jika tidak ditekan. Begitu juga manusia, ketika kita semakin ditekan atau stres, kita harus bisa memberikan energi tolak yang sama besarnya dengan tekanan tersebut. Dan manusia yang tanpa stres, tidak akan berarti apa-apa untuk sekitarnya.</p>
<p><img src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2008/11/mtsp-20080908-gagalmelakukanygbesar.gif" alt="mtsp-20080908-gagalmelakukanygbesar.gif" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/17/belajar-motivasi-untuk-jadi-milyader/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antara MLM dan Blogger</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/13/antara-mlm-dan-blogger/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/13/antara-mlm-dan-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 00:31:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/13/antara-mlm-dan-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[Malam tadi saya diajak chat dengan teman saya waktu kuliah yang sudah lama memang gak ngobrol karena beliau di Bandung. Untuk diketahui teman saya ini Jagoan MLM, dan itu saya akui. Nggak tahu sekarang dia sudah bintang berapa atau mungkin sudah Diamond..hehehe.. dia ikut Tianshi. Yang pasti sudah tinggi posisinya.
Dulu saat saya kuliah, teman saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam tadi saya diajak chat dengan teman saya waktu kuliah yang sudah lama memang gak ngobrol karena beliau di Bandung. Untuk diketahui teman saya ini Jagoan MLM, dan itu saya akui. Nggak tahu sekarang dia sudah bintang berapa atau mungkin sudah Diamond..hehehe.. dia ikut Tianshi. Yang pasti sudah tinggi posisinya.</p>
<p>Dulu saat saya kuliah, teman saya ini selalu menawarkan MLM ini ke saya. Saya yang mahasiswa kere, makan cuman pagi sama malam ini tentunya ngiler juga ditawari dapat pesawat, rumah mewah, jalan-jalan ke luar negeri. Tapi sayangnya saya sendiri kebingungan mengatur uang bulanan yang terkenal mepetnya. Akhirnya saya tidak mendaftar MLM itu, kecuali saya semua penghuni kostan dulu ikut MLM Tianshi.. so sweet ya <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Yang paling saya ingat saat presentasi atau follow up ke calon downline, si upline selalu menyampaikan adanya <strong>Financial Freedom</strong>. Anda bisa leyeh-leyeh di sofa lalu duit datang sendiri. Lha saya kan mikir, itu nggak realistis. Kalau nggak ada lagi orang yang mau ikut MLM dan beli produknya, lalu duitnya datang darimana?.  Tapi saya nggak ngebahas itu..males banget.</p>
<p>Sekarang bandingkan dengan profesi Blogger, misalnya saya sendiri. Kerja sehari 3-4 jam, sisanya browsing dan optimasi SEO. Saya bisa mengerjakan pekerjaan saya di rumah, di kantor, di mall, di hotel. Bahkan saya tidak harus membawa apapun, asal ada internet saya bisa bekerja. Saya bisa bekerja sambil menemani keluarga jalan-jalan keluar kota dengan koneksi GPRS. Saya bisa online di hotel atau mall dengan Hotspot. Its so easy! dan bagi saya inilah <u><strong>Financial Freedom dan Time Freedom</strong></u>..</p>
<p>Bagi saya, menjadi Blogger adalah pilihan pekerjaan yang realistis bagi saya. Karena bagi saya memilih pekerjaan syarat yang pertama harus saya miliki adalah saya menyukai pekerjaan itu. Berapapun gajinya saya tidak perduli, asal hati saya mengatakan saya suka pekerjaan itu.</p>
<p>Saya tidak perlu menjadi kaya, punya pesawat dan punya rumah mewah  seperti janji MLM.<br />
Tapi saya merasa cukup dengan apa yang saya dapat dan saya senang dengan pekerjaan saya, itu sudah merupakan kekayaan bagi saya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/13/antara-mlm-dan-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pak Kumis Menang, Bu Nyai Lapor PBB</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/13/pak-kumis-menang-bu-nyai-lapor-pbb/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/13/pak-kumis-menang-bu-nyai-lapor-pbb/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 00:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/13/pak-kumis-menang-bu-nyai-lapor-pbb/</guid>
		<description><![CDATA[Yees..Pak Kumis menang Pilkadal (Pemilihan Kepala Daerah Langsung), Meskipun yang sebenarnya menang adalah Golput karena suara Golput lebih banyak dari suara kedua kandidat ini hehehe&#8230; Mungkin yang menarik disini adalah hasil Quick Count yang semuanya menyatakan Bu Nyai Khofifah itu menang. Pantas saja Bu Nyai bermuram durja dan kusut mukanya pas tahu kalah. Langsung tancap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yees..Pak Kumis menang Pilkadal (Pemilihan Kepala Daerah Langsung), Meskipun yang sebenarnya menang adalah Golput karena suara Golput lebih banyak dari suara kedua kandidat ini hehehe&#8230; Mungkin yang menarik disini adalah hasil Quick Count yang semuanya menyatakan Bu Nyai Khofifah itu menang. Pantas saja Bu Nyai bermuram durja dan kusut mukanya pas tahu kalah. Langsung tancap gas lapor ke Mahkamah Konstitusi bahkan kabarnya ke Dewan HAM PBB dengan tuduhan adanya kecurangan.</p>
<p>Bagi saya ini adalah pelajaran tersendiri, yaitu</p>
<ol>
<li> Hasil Quick Count itu belum tentu bisa jadi patokan. Karena hasilnya adalah sampel dari TPS yang ada. Jadi bukan merupakan suatu hasil yang bisa dianggap legitimate!.</li>
<li>Hasil dari QC juga menunjukkan margin error 1- 2%, artinya masing-masing pasangan bisa unggul 1% atau juga bisa kalah 1% dari persentase yang dihasilkan Quick Count. Nah inilah yang tidak bisa diterima oleh orang awam. Padahal di semua Quick Count selisih selisih kedua pasangan ini tidak sampai 2%. Nah ditambah margin error tadi maka kemungkinan kondisi berbalik masih sangat mungkin saat penghitungan di KPUD Jatim.</li>
<li>Laporan Kecurangan justru dilaporkan sesudah hasil penghitungan KPUD Jatim selesai. Tidak hanya ke lembaga nasional kita tapi bahkan sampai ke PBB.</li>
</ol>
<p>Ironis jika yang kalah tidak mau legowo untuk mengakui kekalahannya. Kekecewaan atas proses demokrasi secara langsung yang sangat menguras dana hingga ber-milyar-milyar ini bisa menyebabkan kekacauan di rakyat bawah. Membuka aib saudara sendiri hingga sampai ke luar negeri, memperlihatkan bahwa tidak lagi mempercayai supremasi hukum di negeri sendiri.</p>
<p>Tidak ada lagi senyum di wajah Bu Nyai! Yang ada wajah nyaprut dan aura wajah gelap..hehehe<br />
pak Kumis.. tambah ngganteng ae sampeyan, pak&#8230;wakakak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/13/pak-kumis-menang-bu-nyai-lapor-pbb/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Idealisme dan Realita</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/12/idealisme-dan-realita/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/12/idealisme-dan-realita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 03:03:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Ora Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/12/idealisme-dan-realita/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu saya dicritani sama seorang teman di YM (sensor  ) yang mengeluh karena template buatannya yang sudah dibuat sedemikian bagus ternyata tidak cocok di mata klien. Kliennya malah minta template yang menurut dia dan saya jauh dari bagus dan layoutnya bisa dibilang amburadul dan jadul..hehehe..
Bagi seorang developer tentu hal yang paling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu saya dicritani sama seorang teman di YM (sensor <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> ) yang mengeluh karena template buatannya yang sudah dibuat sedemikian bagus ternyata tidak cocok di mata klien. Kliennya malah minta template yang menurut dia dan saya jauh dari bagus dan layoutnya bisa dibilang amburadul dan jadul..hehehe..</p>
<p>Bagi seorang developer tentu hal yang paling mengesalkan adalah apabila aplikasi yang kita buat ternyata tidak cocok dengan selera konsumen padahal maunya kita ngasih ide dan konsep yang bagus, ternyata ekspektasi dari klien malah lebih rendah dari perkiraan kita. Sebagai developer tentunya kita nggak rela jika hasil karya kita dianggap kalah bagus dari konsep lain yang menurut kita lebih rendah kualitasnya.</p>
<p>Itulah <strong>Idealisme</strong></p>
<p>Sementara di dunia nyata ini, kita tidak sendiri. Kita tidak bisa hanya mengikuti selera kita sendiri. Sama seperti saat kita membuat web, tentunya kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar luas. Jangan hanya mementingkan selera pribadi. Karena web tanpa pengunjung tidak ada artinya, dan gimana mau berkunjung kalau pengunjung tidak menemukan yang dicarinya di web anda <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Itulah <strong>Realita</strong></p>
<p>Idealisme terkadang harus kita korbankan untuk menyesuaikan dengan Realita, karena jika tetep keukeuh dengan Idealisme kita maka Insya Allah dapur kita tidak akan ngebul..hehehe.. Apalagi Idealisme itu berkaitan dengan pekerjaan.</p>
<p>Kemudian saya juga teringat dengan teman-teman Alumni STT Telkom yang punya idealisme bisa dibilang sangat keterlaluan. Mereka tidak mau kerja kalau tidak di Telkom dan Telkomsel!!! Bagi saya idealisme seperti itu tentu sangat tidak rasional. Mereka hanya terkungkung pada pemikiran tertentu dan tidak mengembangkan pikirannya untuk kemungkinan lainnya. Alhasil banyak alumni seperti itu yang masih nganggur, padahal pilihan pekerjaan di bidang telco saat ini sudah sedikit dibanding waktu saya lulus kuliah. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa yang ingin masuk perusahaan besar sekelas Telkom tidak hanya dia tapi mungkin ada ribuan pengangguran lainnya yang juga berpikiran yang sama. Ya! Idealisme kadang bisa melupakan Realita.</p>
<p>Karena itu pilihan ada pada diri kita. Terkadang Idealisme harus tetap kita miliki, tetapi untuk kasus lain maka kita harus menyesuaikan dengan Realita.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/12/idealisme-dan-realita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Walking-walking Ke SUTOS</title>
		<link>http://incridiblog.com/2008/11/10/walking-walking-ke-sutos/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2008/11/10/walking-walking-ke-sutos/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2008 02:58:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/2008/11/10/walking-walking-ke-sutos/</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama kan saya gak cerita di kategori jalan-jalan, kali ini saya akan nulis cerita kemaren minggu  . Karena Anita lagi bete di rumah dari seminggu sebelumnya sudah inden ke saya untuk mengosongkan hari Minggu, mau ngajak ke Surabaya karena sudah kapok ke Malang nggak bisa nonton Laskar Pelangi. Jadilah Minggu kemarin itu pagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama kan saya gak cerita di kategori jalan-jalan, kali ini saya akan nulis cerita kemaren minggu <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Karena Anita lagi bete di rumah dari seminggu sebelumnya sudah inden ke saya untuk mengosongkan hari Minggu, mau ngajak ke Surabaya karena sudah kapok ke Malang nggak bisa nonton Laskar Pelangi. Jadilah Minggu kemarin itu pagi jam 6 kita berangkat naik travel dari Blitar-Surabaya. Sopir travelnya ngebut banget nyopirnya, apalagi pas lewat Ngoro-Mojoagung yang jalannya sempit dan bergelombang itu.. beuuuh.. kanan kiri oke.. <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> . Kayaknya pak sopirnya lagi dikejar penumpang yang mau take off di bandara jam 9 pagi, saya sih maklum aja.. Kebayang nyampe SUTOS pasti kepagian karena ngebut itu tadi <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_evil.gif' alt=':evil:' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Dan akhirnya benar, nyampe SUTOS jam 8. Ngapain coba jam 8 di mall???</p>
<p>Karena belum makan, ya sudah beli pangsit mie di depan SUTOS. Melahap pangsit dengan mode lambat, biar bisa ngabisin waktu sambil nunggu mall buka. Kelar makan, masuk SUTOS yang baru ada beberapa orang pegawai yang baru buka toko-nya.. Bener-bener neh!!.. benar-benar terlalu pagi saya datangnya..hihihi..</p>
<p>Setelah ngabisin D&#8217;Crepes sambil nunggu XXI buka, akhirnya ngantri tiket juga. Nggak seantri di MATOS yang bisa mengular 50 meter karena studionya cuman 4, di SUTOS sepertinya masih sepi pengunjungnya. Karena memang acaranya double date dengan adiknya Anita yg cewek, akhirnya beli 4 tiket James Bond; Quantum of Solace buat saya, anita, adiknya anita dan pacarnya  <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> (ingat<a href="http://incridiblog.com/2008/07/16/adsense-dan-calon-mertua/" target="_blank"> tips mendekati calon mertua</a> ya).</p>
<p>Puas nonton James Bond akhirnya saya pulang langsung karena sudah jam setengah 3 sore. Meluncur ke Bungurasih pake Taksi karena takut nyasar kalau naik angkot atau bus kota. Nyampe Bungurasih makan Soto Kubis (sebenarnya Soto Ayam tapi karena lebih banyak Kubisnya daripada Ayamnya, saya kasih nama Soto Kubis saja), Sholat Ashar, lalu berangkat naik Bis Pangeran (ceritanya ini nggak kebagian tiket travel untuk pulang..hihihi).</p>
<p>Nyampe Pare jam setengah 7 disertai hawa dingin habis diguyur hujan. Sholat magrib, makan soto lagi lalu nganter Anita pulang ke Wates&#8230; aduuuh booo.. capeknya!!!</p>
<p>Ya..demi cinta! <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2008/11/10/walking-walking-ke-sutos/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
