<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IncridiBlog - Rofiul Hadi Punya Blog</title>
	<atom:link href="http://incridiblog.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://incridiblog.com</link>
	<description>Tenguk tenguk mangan gethuk</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Aug 2010 22:47:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Memaksimalkan NoScript dan Alternate Ads Pada Google Adsense</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/08/24/memaksimalkan-noscript-dan-alternate-ads-pada-google-adsense/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/08/24/memaksimalkan-noscript-dan-alternate-ads-pada-google-adsense/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 22:43:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adsense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=675</guid>
		<description><![CDATA[Bagi para publisher yang sudah menggunakan program PPC seperti Google Adsense tentunya sudah tahu bahwa Google menggunakan javascript agar iklan Google Adsense (GA) bisa keluar di komputer klien. Lalu apa jadinya jika di komputer klien ternyata javascriptnya dimatikan? tentu iklan GA tidak akan tampil alhasil tidak ada klik yang akan dihasilkan. Padahal trafik tetaplah trafik, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi para publisher yang sudah menggunakan program PPC seperti Google Adsense tentunya sudah tahu bahwa Google menggunakan javascript agar iklan Google Adsense (GA) bisa keluar di komputer klien. Lalu apa jadinya jika di komputer klien ternyata javascriptnya dimatikan? tentu iklan GA tidak akan tampil alhasil tidak ada klik yang akan dihasilkan. Padahal trafik tetaplah trafik, sebisa mungkin trafik harus kita konversi menjadi klik, setuju?</p>
<p>Lalu bagaimana caranya biar lebih maksimal?</p>
<p><span id="more-675"></span></p>
<h2><span style="text-decoration: underline;"><strong>Alternate Ads</strong></span></h2>
<p>Sebelumnya saya akan menjelaskan Alternate Ads.<br />
Alternate ads sendiri merupakan menu tambahan dari GA, yang digunakan jika GA tidak menampilkan iklan karena PSA biasanya karena bahasa yang digunakan pada artikel kita tidak disupport oleh GA. Nah jika PSA maka sama saja tidak ada iklan yang tampil di web kita = tidak ada konversi = trafik terbuang sia-sia. Maka anda bisa meletakkan url produk anda di Alternate ads disini :<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-678" title="alternate-ads-google-adsense" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/08/alternate-ads-google-adsense.jpg" alt="alternate url google adsense" width="306" height="103" /></p>
<p>Biasanya ini saya isi dengan link yang menuju halaman berisi banner yang seukuran dengan kode GA-nya disertai link dengan new window ke halaman produk.</p>
<p>Dengan teknik ini, anda tetap bisa menghasilkan konversi meskipun GA di artikel anda sebenarnya PSA.</p>
<p>Tapi masalahnya, kalau Javascript di klien dimatikan maka baik iklan GA maupun iklan Alternate Ads-nya juga mati. Lalu bagaimanakah solusinya?  Tenang saja, di bawah ini ada cara jitunya.</p>
<h2><span style="text-decoration: underline;"><strong>NoScript</strong></span></h2>
<p>Sebenarnya saya baru menggunakan teknik ini meski tidak bisa disebut teknik baru <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  tapi paling tidak dari teknik ini saya sudah bisa memanfaatkan trafik buangan tanpa harus mengganggu pendapatan utama dari GA.</p>
<p>Jika permasalahannya adalah iklan GA tidak tampil karena browser klien mematikan fungsi Javascript maka anda bisa menggunakan NoScript di belakang kode GA. Misal kode asli dari GA seperti ini</p>
<blockquote><p>&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;&gt;&lt;!&#8211;<br />
google_ad_client = &#8220;pub-xxxxxxxxx&#8221;;<br />
/* 160&#215;600, created 1/22/08, gadget */<br />
google_ad_slot = &#8220;xxx&#8221;;<br />
google_ad_width = 160;<br />
google_ad_height = 600;<br />
//&#8211;&gt;<br />
&lt;/script&gt;<br />
&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;src=&#8221;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&#8221;&gt;<br />
&lt;/script&gt;</p></blockquote>
<p>Maka anda bisa menambahkan kode NoScript tepat di belakang kode GA :</p>
<blockquote><p>&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;&gt;&lt;!&#8211;<br />
google_ad_client = &#8220;pub-0906745041691448&#8243;;<br />
/* 160&#215;600, created 1/22/08, kerja-lowongan */<br />
google_ad_slot = &#8220;4325747502&#8243;;<br />
google_ad_width = 160;<br />
google_ad_height = 600;<br />
//&#8211;&gt;<br />
&lt;/script&gt;<br />
&lt;script type=&#8221;text/javascript&#8221;<br />
src=&#8221;http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js&#8221;&gt;<br />
&lt;/script&gt;<br />
<strong>&lt; noscript&gt;&lt; a href=&#8221;http://alamataffiliate.com/?piul&#8221;&gt;Kode affiliate &lt; /a&gt;&lt; /noscript&gt;</strong></p></blockquote>
<p>(jangan lupa dihapus spasi didepan kode-nya)</p>
<p>Pada dasarnya kita hanya menggunakan kode bawaan dari JavaScript itu sendiri. Jadi cara kerjanya :</p>
<ol>
<li>Jika browser dengan JavaScript aktif, maka yang keluar adalah kode GA-nya</li>
<li>Jika browser dengan JavaScript mati, maka yang keluar adalah link affiliate kita</li>
</ol>
<p>Jika melihat dari TOS GA, sepertinya kode ini tidak menyalahi aturan karena tidak mengubah sama sekali kode GA secara hardcore. Anda bisa berkreasi dengan noscript tergantung keinginan anda.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/08/24/memaksimalkan-noscript-dan-alternate-ads-pada-google-adsense/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OnlyWire, Sekali Pencet Otomatis Kirim ke Semua Social Bookmarking</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/08/20/onlywire-sekali-pencet-otomatis-kirim-ke-semua-social-bookmarking/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/08/20/onlywire-sekali-pencet-otomatis-kirim-ke-semua-social-bookmarking/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2010 04:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini saya lagi mencari plugin wordpress yang sekiranya bisa meringankan kerja untuk posting di social bookmarking. Apalagi kalau submit manual, bisa kriting tangan. Dari hasil ngubek-ngubek wordpress extends akhirnya ketemu plugin namanya OnlyWire yang bisa otomatis mengirimkan posting artikel kita ke sekitar 43 social bookmarking (SB).. Ide bagus Akhirnya setelah download pluginnya, ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini saya lagi mencari plugin wordpress yang sekiranya bisa meringankan kerja untuk posting di social bookmarking. Apalagi kalau submit manual, bisa kriting tangan. Dari hasil ngubek-ngubek wordpress extends akhirnya ketemu plugin namanya OnlyWire yang bisa otomatis mengirimkan posting artikel kita ke sekitar 43 social bookmarking (SB).. Ide bagus <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-668"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-670" title="onlywire" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/08/onlywire.gif" alt="onlywire" width="405" height="302" />Akhirnya setelah download pluginnya, ternyata kita harus &#8220;rela&#8221; di bawah artikel kita ada semacam form yang lumayan besar dari OnlyWire agar pengunjung bisa bookmark. Akhirnya setelah dipikir-pikir, kalau yang bookmark pengunjung sepertinya tidak efektif mendingan kita sendiri yang bookmark.</p>
<p>Lalu sebelum kita bisa kirim artikel ke semua SB, kita harus membuat account dulu di masing-masing SB, ini juga nggak kalah bikin kritingnya tapi memang harus begitu.</p>
<p>Jika semua account sudah dibuat jangan lupa disimpan login dan password dari masing-masing SB. Kemudian <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://onlywire.com/download" target="_blank">download </a>software-nya Onlywire lalu instal di PC masing-masing.</p>
<p>Jadi kalau mau bookmark artikel kita sendiri, tinggal pencet trayicon Onlywire di pojok kanan bawah di bagian Post a Bookmark. Tinggal masukin Title, URL, Deskripsi, Tag dan tinggal pencet Submit. Maka Onlywire akan bekerja sendiri mengirimkan bookmark artikel anda ke semua SB yang anda daftarkan sebelumnya.</p>
<p>Hasilnya? belum tahu. Tapi setelah saya lihat memang artikel kita ada di SB yang kita daftarkan sebelumnya tadi. Sangat menghemat waktu.</p>
<p>Mungkin ada yang mau berbagi tips mengirimkan bookmark ke SB secara massal dan otomatis, bisa di-share juga disini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/08/20/onlywire-sekali-pencet-otomatis-kirim-ke-semua-social-bookmarking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Integrasi Google Adsense dan Google Analytics</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/07/30/cara-integrasi-google-adsense-dan-google-analytics/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/07/30/cara-integrasi-google-adsense-dan-google-analytics/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jul 2010 00:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adsense]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=655</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya saya sudah mencari cara untuk integrasi account Google Adsense dan Google Analytics karena menawarkan kemudahan bagi kita untuk menganalisa konten blog kita yang menghasilkan uang. Karena hanya sedikit referensi di internet (atau memang karena saya yang malas), akhirnya baru seminggu ini saya bisa melakukan integrasi kedua akun ini. Oke langsung saja step-stepnya. Masuk ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya saya sudah mencari cara untuk integrasi account Google Adsense dan Google Analytics karena menawarkan kemudahan bagi kita untuk menganalisa konten blog kita yang menghasilkan uang. Karena hanya sedikit referensi di internet (atau memang karena saya yang malas), akhirnya baru seminggu ini saya bisa melakukan integrasi kedua akun ini.<br />
<span id="more-655"></span><br />
Oke langsung saja step-stepnya.</p>
<ol>
<li>Masuk ke account Google Analytics anda</li>
<li>Daftarkan dulu blog anda dengan membuat Profile baru</li>
<li>Pilih blog yang ingin anda pasang, klik di Edit <a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-656" title="adsense-analytics" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics-1024x212.jpg" alt="" width="537" height="111" /></a></li>
<li>Dibagian kanan atas, klik di <strong>Check Status</strong></li>
<li>Copas kode tracking Google Analytics anda di file themes anda sebelum tag <span style="color: #0000ff;"><em>&lt;/body&gt;</em></span> yang bisa anda lihat di file f<strong>ooter.php</strong></li>
<li>Klik <strong>Save and Finish</strong></li>
<li>Sampai disini kode Google Analytics sudah terinstal di blog/web anda. Untuk memasang kode analytics Adsense silakan klik <strong>Edit</strong> di bawah Check Status <a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics2.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-662" title="adsense-analytics2" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics2-1024x338.jpg" alt="" width="625" height="206" /></a></li>
<li>Di bagian Adsense Data, centang <strong>Yes, this profile should receive AdSense data</strong></li>
<li>Kemudian copas kode yang disediakan di theme anda setelah tag <span style="color: #0000ff;">&lt;/head&gt;</span> yang ada di file <strong>header.php</strong></li>
<li>Selesai</li>
</ol>
<p>Di kolom yang sama dengan kode adsense diambil ada juga opsi <strong>Track Site Search</strong>, ini bisa anda pilih jika anda memberikan opsi pencarian di blog anda yang merupakan bawaan dari blog anda bukan Google CSE atau Adsense for Search.</p>
<p>Jika anda sudah mengintegrasikannya dengan benar, maka anda akan mendapatkan beberapa report mengenai blog anda yang terkait dengan Adsense.</p>
<p><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics3.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-664" title="adsense-analytics3" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/adsense-analytics3-1024x400.jpg" alt="" width="647" height="252" /></a></p>
<p>Dari sini anda bisa melakukan analisa sendiri terhadap posting mana yang paling banyak menghasilkan, referal mana yang paling banyak menghasilkan dan trending tentunya yang sangat penting untuk melihat perubahan penghasilan yang tidak mungkin anda lihat di Google Adsense sendiri.</p>
<p>Semangat mencoba <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/07/30/cara-integrasi-google-adsense-dan-google-analytics/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Keyword Stemming?</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/07/10/apa-itu-keyword-stemming/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/07/10/apa-itu-keyword-stemming/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 06:56:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Keyword Stemming? Istilah ini sendiri juga baru saya kenal. Keyword Stemming sendiri adalah salah satu cara untuk memperoleh trafik tambahan dari variasi suatu keyword dengan menggantinya menjadi kata pasif/aktif, kata kerja atau apapun itu. Bisa digunakan dalam bahasa apapun tergantung blog anda. Contohnya, keyword IKLAN bisa ditambahkan dengan menggunakan tambahan di depan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apa itu Keyword Stemming? Istilah ini sendiri juga baru saya kenal. Keyword Stemming sendiri adalah salah satu cara untuk memperoleh trafik tambahan dari variasi suatu keyword dengan menggantinya menjadi kata pasif/aktif, kata kerja atau apapun itu. Bisa digunakan dalam bahasa apapun tergantung blog anda.<br />
<span id="more-643"></span><br />
Contohnya, keyword IKLAN bisa ditambahkan dengan menggunakan tambahan di depan atau dibelakangnya misalnya PENGIKLAN, PERIKLANAN, MENGIKLANKAN. Dengan cara ini orang yang mencari informasi mengenai IKLAN akan terjaring dengan menggunakan Stemming (percabangan) dari keyword utama seperti yang dicontohkan. Tentunya akan banyak variasi keyword yang bisa dihasilkan dan akan ada tambahan trafik, apalagi kita tidak bisa menebak keyword apa yang akan sering digunakan oleh pengunjung.</p>
<p>Untuk itulah Keyword Stemming ini diperlukan untuk mencari variasi keyword agar bisa menjaring banyak visitor, tanpa harus keluar dari dari keyword utama (unrelated keyword) atau mencegah kena penalti oleh Google karena meletakkan keyword berlebihan (repetition keyword).</p>
<p>Untuk itu jangan meremehkan Keyword Stemming, tidak perlu banyak berkreasi dengan keywordnya tapi jangan tanya seberapa banyak pengaruhnya bagi web/blog anda <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/07/10/apa-itu-keyword-stemming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[SEO] Cara Optimasi Judul Posting</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/07/05/seo-cara-optimasi-judul-posting/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/07/05/seo-cara-optimasi-judul-posting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 07:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=635</guid>
		<description><![CDATA[Ini bukan omongannya seorang Master SEO, hanya sekedar berbagi Cara Optimasi Judul Posting agar SEO Friendly. Materinya pun saya ambil dari SEOBOOK, dan karena pakai bahasa inggris agak kurang ngerti akhirnya saya tulis ulang ajah. Berikut ada beberapa cara untuk mengoptimasi Judul Posting, tips ini bukan dibuat bagi yang udah mahir tapi buat newbie kek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini bukan omongannya seorang Master SEO, hanya sekedar berbagi Cara Optimasi Judul Posting agar SEO Friendly. Materinya pun saya ambil dari SEOBOOK, dan karena pakai bahasa inggris agak kurang ngerti akhirnya saya tulis ulang ajah. Berikut ada beberapa cara untuk mengoptimasi Judul Posting, tips ini bukan dibuat bagi yang udah mahir tapi buat newbie kek saya boleh lah dipraktekkan <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> <span id="more-635"></span></p>
<ol>
<li>Google hanya akan menampilkan 60-70 karakter dari judul posting anda, pastikan anda <strong>meletakkan keyword di awal judul</strong> agar terbaca. Jika judul posting anda lebih panjang dari 70 karakter, maka Google akan memotongnya dan menggantikannya dengan &#8220;&#8230;&#8221;. <a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/optimasi-judul-posting.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-636" title="optimasi judul posting" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/optimasi-judul-posting-300x48.jpg" alt="" width="300" height="48" /></a></li>
<li>Daripada membuat judul posting yang hanya berisi keyword saja atau meletakkan keyword di depan judul, akan lebih baik jika kita <strong>memberikan sedikit kata deskriptif yang berkaitan dengan keyword</strong>. Sehingga para pencari informasi bisa dengan mudah memahami apa sebenarnya isi konten artikel anda.</li>
<li>Judul posting adalah pintu gerbang dari calon visitor untuk mengunjungi situs anda diantara banyak situs lainnya. Karena itu anda harus <strong>membuat judul posting anda berbeda</strong> daripada kompetitor anda. Serta jika situs anda merupakan situs e-commerce pastikan judul juga mencerminkan apa yang bisa anda tawarkan bagi orang yang mencari produk anda.</li>
<li>Judul yang bagus akan membangkitkan respon emosional seperti menjawab pertanyaan visitor (apakah.., bagaimana.., cara.. de el el) karena itu langkah selanjutnya anda harus membuat artikel yang bagus sebagai landing page yang layak bagi visitor untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. <a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/optimasi-judul-artikel.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-638" title="optimasi judul artikel" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/07/optimasi-judul-artikel-300x66.jpg" alt="" width="300" height="66" /></a></li>
<li>Judul posting merupakan salah satu elemen yang akan membawa calon visitor untuk berkunjung ke situs anda, karena itulah Google pun memberikan bobot nilai pada kata-kata pada Judul Posting anda. Selain itu beberapa orang akan memberikan link ke posting anda dengan menggunakan Judul posting sebagai <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Anchor_text" target="_blank">anchor teks</a>.</li>
<li>Meletakkan banyak kata di judul mungkin akan membuat judul anda kaya akan keyword tapi tetap harus bisa dibaca dengan bagus. Daripada menghabiskan waktu untuk meletakkan banyak keyword di judul, akan lebih baik untuk <strong>menuliskan tawaran anda berisi keyword dan layanan yang anda berikan</strong>.</li>
<li>Jika anda sudah berhasil menarik visitor untuk datang maka saatnya untuk memikirkan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Conversion_rate" target="_blank">konversi</a>. Misalnya anda ingin menjual produk dengan kualitas terbaik (high end) yang tentunya mahal, maka judul tambahan seperti &#8220;murah&#8221; atau &#8221; diskon&#8221; akan membuat visitor yang terlanjur masuk ke situs anda akan kecewa, karena ternyata harganya mahal. Inilah yang menyebabkan konversi yang rendah. Akan lebih efektif jika menggunakan &#8220;kualitas&#8230;&#8221; atau &#8220;garansi..&#8221;, sehingga <strong>menjelaskan sendiri seperti apa produk anda sebenarnya</strong>. Dalam hal ini ada visitor yang mencari barang yang murah dan visitor yang mencari barang yang berkualitas.</li>
<li>Judul posting juga <strong>harus berbeda antara halaman 1 dengan yang lainnya</strong>. Jangan pula selalu meletakkan keyword di depan atau di samping judul posting.</li>
<li>Format, urutan, dan pemilihan kata kata dalam judul posting Anda harus (setidaknya sedikit) berbeda dari kata-kata di deskripsi dan meta di header halaman.</li>
<li>Jika anda memiliki produk dengan merk yang sudah terkenal, ada baiknya untuk meletakkan merk anda di depan judul posting. Biasanya calon visitor akan tertarik dulu pada merk, baru kemudian melihat produknya.</li>
</ol>
<p>Meskipun begitu diantara 10 cara optimasi ini ada yang kurang, sisannya bisa anda cari di Google tentunya.</p>
<p>Sudah berusaha diterjemahkan dengan susah payah dari [<a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.seobook.com/video-google-seo-friendly-page-titles">sini</a>]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/07/05/seo-cara-optimasi-judul-posting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaknai Sisa Umur</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/06/21/memaknai-sisa-umur/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/06/21/memaknai-sisa-umur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 08:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=633</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini, 27 tahun lalu saya dilahirkan ibu saya. Selama 27 tahun mungkin ada banyak pengalaman baik itu pengalaman indah maupun buruk. Tapi biarkan masa lalu sebagai pembelajaran dan bersiap menempuh detik-detik selanjutnya di sisa umur saya. Karena saya tidak tahu hingga kapan saya akan mati, maka sudah seharusnya menggunakan sisa umur ini untuk lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/06/met-hari-burung.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-632" title="met hari burung" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/06/met-hari-burung.jpg" alt="" width="353" height="271" /></a> Hari ini, 27 tahun lalu saya dilahirkan ibu saya. Selama 27 tahun mungkin ada banyak pengalaman baik itu pengalaman indah maupun buruk. Tapi biarkan masa lalu sebagai pembelajaran dan bersiap menempuh detik-detik selanjutnya di sisa umur saya. Karena saya tidak tahu hingga kapan saya akan mati, maka sudah seharusnya menggunakan sisa umur ini untuk lebih bermanfaat untuk keluarga, saudara dan orang lain.</p>
<p>Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mengucapkan selamat ulang tahun, anda semua adalah sahabat, teman dan rival terbaik dalam hidup saya <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/06/21/memaknai-sisa-umur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Winner and Loser</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/06/05/winner-and-loser/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/06/05/winner-and-loser/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2010 08:46:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Saya sering di-add oleh orang-orang yang tidak saya kenal, entah itu di YM, facebook atau email. Semuanya tanya gimana nyari duit di internet!. Bagi saya, ilmu tidak boleh disimpan tapi harus disebarkan. Beda lagi dengan rahasia perusahaan, dimana jika rahasia itu diberikan ke orang lain bisa menyebabkan usaha kita hancur. Tapi ilmu bisnis internet bukanlah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sering di-add oleh orang-orang yang tidak saya kenal, entah itu di YM, facebook atau email. Semuanya tanya gimana nyari duit di internet!. Bagi saya, ilmu tidak boleh disimpan tapi harus disebarkan. Beda lagi dengan rahasia perusahaan, dimana jika rahasia itu diberikan ke orang lain bisa menyebabkan usaha kita hancur. Tapi ilmu bisnis internet bukanlah suatu rahasia perusahaan, tapi ilmu yang bisa diketahui oleh semua orang. Apalagi anda ingin belajar mencari uang di internet, tentu saja referensi anda yang utama adalah internet.<br />
<span id="more-627"></span><br />
Maka setiap ada orang yang bertanya gimana caranya nyari duit di internet, saya dengan gampang mengatakan tinggal Googling saja di internet apa yang dicari pasti ketemu. Toh meski begitu, banyak yang mencibir saya pelit dan tidak mau berbagi rahasia. Padahal sebenarnya saya ingin membuat orang-orang baru di bisnis internet untuk lebih berusaha lebih keras untuk meraih apa yang mereka inginkan. Okelah, bertanya sekali dua kali untuk hal-hal teknis tidak apa-apa tapi kalau sampai berulang-ulang menanyakan hal yang sama apa tidak kebangetan itu. Artinya orang tersebut belum ada usaha dan maunya hanya disodorin terus. Kapan mau berhasil kalau begitu?</p>
<p>Saya ambil contoh ada A dan B, pada bulan Januari mereka sama-sama add saya dan menanyakan gimana caranya daftar Google Adsense. Saya pun memberikan syarat-syarat pendaftaran Google Adsense yang sudah semakin sulit. Hingga akhirnya saya lama tidak berhubungan lagi dengan kedua orang tersebut. Sampai pada bulan Mei kemarin, yang A ngirim message ke saya kalau dia sudah berhasil daftar Adsense dan minta doa semoga bisa sukses seperti saya. Saya cuman Amin aja <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Sedangkan yang B ngajak chat saya lagi dengan keluhan saya tidak bisa daftar Adsense, serta lagi-lagi bertanya apa <span style="color: #ff0000;"><strong>rahasia</strong></span>nya biar bisa daftar Google Adsense. Lagi-lagi ngomong rahasia, padahal sekali lagi nggak ada yang dirahasiakan di Bisnis Internet, asal mau berusaha.</p>
<p>Saya memang tidak menanyakan secara detail langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh A dan B untuk mendaftar Adsense, tapi saya lebih senang mengamati hasil akhirnya. Dengan waktu yang hampir bersamaan, dengan tujuan yang sama, tapi hasil akhirnya berbeda. Jangan sampai bilang itu karena garis tangan ya.. awas!!! hahaha&#8230;</p>
<p>Si A lebih mandiri, dengan sedikit motivasi dan arahan bisa membuat strategi sendiri untuk mencapai tujuannya. Jika ada kesulitan tinggal mencari di internet, SEMUANYA ADA!!!. Jika gagal, ulangi lagi dan lagi. Karena itulah hasil akhirnya positif.</p>
<p>Si B hanya mendapat informasi dari satu arah saja dan mungkin tidak berusaha mencari informasi dari sumber lain. Kenapa itu gagal, kenapa ini gagal dan kenapa yang itu bisa berhasil. Kalaupun sudah dapat informasinya, mungkin juga sudah patah arang dan tidak berusaha lagi untuk mencari apa yang dia inginkan. Ironis kan, rugi tenaga, waktu dan pikiran.</p>
<p>Apapun usaha yang anda ingin lakukan, berusahalah untuk benar-benar mendapatkan apa yang anda inginkan dan anda yakini. Karena setiap orang memiliki kesempatan yang sama. Sama-sama makan nasi, sama-sama punya 24 jam, sama-sama bisa makai internet. Untuk itulah pentingnya kemauan untuk belajar, belajar dan belajar. Tambah terus wawasan anda, kemampuan dan motivasi anda agar menjadi juara.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/06/05/winner-and-loser/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Google Adsense Menggunakan IndyaRock.com</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/05/26/daftar-google-adsense-menggunakan-indyarockcom/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/05/26/daftar-google-adsense-menggunakan-indyarockcom/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 11:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adsense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=625</guid>
		<description><![CDATA[Jadi sebenarnya prinsipnya begini, website indya rock membantu kita membuatkan page yang isinya kita isi sendiri / kontennya yaitu profile yang kita buat, lalu juga artikel yang kita posting, dan kemungkinan besar di approve oleh google adsense. dan kita tidak membutuhkan website untuk mendaftarkan diri ke adsense. step2nya adalah sebagai berikut : 1. silahkan menuju [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadi sebenarnya prinsipnya begini, website indya rock membantu kita membuatkan page yang isinya kita isi sendiri / kontennya yaitu profile yang kita buat, lalu juga artikel yang kita posting, dan kemungkinan besar di approve oleh google adsense. dan kita tidak membutuhkan website untuk mendaftarkan diri ke adsense.<br />
<span id="more-625"></span><br />
step2nya adalah sebagai berikut :</p>
<p>1. silahkan menuju link berikut ;</p>
<p>http://www.indyarocks.com/register_step1.php</p>
<p>ini bukan link affiliate</p>
<p>2. lalu silahkan daftar kan diri anda disana.</p>
<p>setelah itu silahkan menuju ke http://www.indyarocks.com/adsense/adsense_index.php</p>
<p>3. isi profile anda kurang lebih 50%</p>
<p>4. upload 10 foto, anda bisa mencari goto yang ada di yahoo.com, jangan di google</p>
<p>5. lalu posting 2 artikel yang di ambil dari ezine lalu di edit menggunakan google translate.</p>
<p>6. daftarkan diri anda di adsense,</p>
<p>7. cek email anda dan klik link ke google adsense</p>
<p>8. daftarkan diri anda di google adsese</p>
<p>lalu tunggu 2 sampai 3 hari, bila ti dak di terima lagi anda bisa mendaftar lagi. untuk tips lainnya bisa di lihat di cara mendaftar di <a href="http://incridiblog.com/2009/12/24/bikin-account-adsense-tanpa-harus-punya-blog/">docstock</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/05/26/daftar-google-adsense-menggunakan-indyarockcom/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tutorial AdMob dan MobilePress</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/05/20/tutorial-admob-dan-mobilepress/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/05/20/tutorial-admob-dan-mobilepress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 08:11:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=616</guid>
		<description><![CDATA[Ketertarikan saya dengan Mobile Advertising bermula dari hasil statistik dari salah satu blog saya yang ternyata mendapat kunjungan dari Browser Opera Mini sebanyak 15% dari total kunjungan. Artinya apa? Artinya ada sekitar 15% pengunjung yang menggunakan ponsel mereka untuk mengakses blog saya. Lalu tahukah anda, jika blog kita diakses menggunakan ponsel dan browser mobile maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketertarikan saya dengan Mobile Advertising bermula dari hasil statistik dari salah satu blog saya yang ternyata mendapat kunjungan dari Browser Opera Mini sebanyak 15% dari total kunjungan. Artinya apa?<span id="more-616"></span></p>
<p>Artinya ada sekitar 15% pengunjung yang menggunakan ponsel mereka untuk mengakses blog saya. Lalu tahukah anda, jika blog kita diakses menggunakan ponsel dan browser mobile maka iklan PPC yang kita pasang seperti Google Adsense <span style="color: #ff0000;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tidak Akan Tampil!</strong></span></span></p>
<p>Ya benar! Iklan PPC seperti Adsense menggunakan JavaScript biasanya tidak akan ditampilkan di mobile browser seperti Opera Mini. Saya sendiri mematikan fungsi JavaScript di Opera Mini saya dengan alasan klise, hemat bandwith dan loading lebih cepat. Kalau ke 15% pengunjung ini melakukan hal yang sama saat mereka membuka blog kita, berapa jumlah pengunjung yang terbuang sia-sia tanpa melakukan klik iklan di blog anda? <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Lalu kamudian saya mencoba mencari plugin yang bisa membantu saya membuat blog saya bisa tampil optimal di mobile browser. Setelah mencoba beberapa Plugin, akhirnya pilihan saya jatuh di MobilePress. MobilePress saya pilih dengan alasan script simpel, tidak bertabrakan dengan script CSS atau Plugin yang kita instal serta tampilannya sederhana tapi sudah cukup mewakili kebutuhan kita.</p>
<p>Untuk program periklanan yangs aya coba ada 2 yaitu <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://admob.com" target="_blank">AdMob</a> dan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.smaato.com/" target="_blank">Smaato</a>. AdMob sendiri sudah diakuisisi oleh Google sehingga kredibilitasnya tidak diragukan lagi. Adapun Smaato kelihatannya juga tidak kalah bonafid jadi patut dibandingkan dengan AdMob.</p>
<p>Lalu apa perbedaan Mobile Advertising dengan PPC biasa. Perbedaanya pada script yang meng-generate iklan PPC Itu sendiri. Jika PPC biasanya menggunakan Java Script maka Mobile Advertising menggunakan Script PHP atau bahasa lainnya yang bisa dibaca oleh Mobile Browser.</p>
<p>Anda tinggal menambahkan script yang diberikan AdMob atau Smaato di file yang anda inginkan, misal di single.php atau index.php. Anda bisa download pluginnya di bawah artikel ini.</p>
<p>Untuk hasilnya memang tidak terlalu banyak, karena kebanyakan visitor dari blog yang saya ujicoba dari Indonesia.</p>
<p><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/05/admob.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-622" title="bukti pembayaran admob" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/05/admob-300x104.jpg" alt="bukti pembayaran admob" width="300" height="104" /></a></p>
<p>Jika kesulitan membaca diagram diatas, Request = Impresi halaman kita, Impressions = Impresi iklan yang tampil (karena tidak selalu iklan keluar saat halaman kita dibuka pengunjung), Fill Rate : adalah perbandingan Request dan Impressions (semakin besar semakin bagus). Sisanya sama seperti parameter di PPC lainnya.</p>
<p>Hasilnya memang recehan, tapi lebih baik dapat receh daripada nggak dapat sama sekali kan <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ini juga salah satu alternatif pemasukan bagi anda yang dibanned Adsense tapi masih tetep dapat trafik dari Search Engine, karena pengunjung bisa kita &#8220;paksa&#8221; masuk ke halaman versi mobile kita <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />   baik yang mengakses menggunakan desktop ataupun yang mobile.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/05/20/tutorial-admob-dan-mobilepress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Canonical URL Untuk Mengatasi Duplicate Konten</title>
		<link>http://incridiblog.com/2010/01/28/canonical-url-untuk-mengatasi-duplicate-konten/</link>
		<comments>http://incridiblog.com/2010/01/28/canonical-url-untuk-mengatasi-duplicate-konten/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 11:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rofiul</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://incridiblog.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[Catatan ini saya tulis berhubung saya sedang berusaha memecahkan masalah yang kelihatannya simple tapi efeknya bisa berbahaya. Masalah yang saya hadapi adalah Duplicate Content, masalah klasik apalagi penyebabnya bisa sangat sederhana. Ini baru saya ketahui setelah melihat data di Google Webmaster Tools -&#62; Diagnostic -&#62; HTML Suggestions hasilnya seperti ini Setelah dibuka ternyata ada beberapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Catatan ini saya tulis berhubung saya sedang berusaha memecahkan masalah yang kelihatannya simple tapi efeknya bisa berbahaya. Masalah yang saya hadapi adalah Duplicate Content, masalah klasik apalagi penyebabnya bisa sangat sederhana. Ini baru saya ketahui setelah melihat data di <strong>Google Webmaster Tools -&gt; Diagnostic -&gt; HTML Suggestions </strong>hasilnya seperti ini <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
<span id="more-608"></span><br />
<a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/01/canonical-url.jpg"></a><a href="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/01/canonical-url.jpg"><img class="alignnone size-large wp-image-610" title="canonical-url" src="http://incridiblog.com/wp-content/uploads/2010/01/canonical-url-1024x85.jpg" alt="canonical-url" width="531" height="44" /></a></p>
<p>Setelah dibuka ternyata ada beberapa penyebab, diantaranya adalah :</p>
<ol>
<li>Pemakaian WP Global Translator, plugin ini memang bagus bisa bikin page kita bertambah banyak dengan sendirinya dengan membuat halaman translasi page kita ke dalam bahasa lain yang kita inginkan. Sayangnya meskipun isinya sudah di translate tapi jeroannya tidak. Baik meta maupun titlenya masih sama seperti page aslinya, alhasil di-detect sebagai duplicate content.</li>
<li>Halaman search, terkadang kita menggunakan noindex untuk bagian halaman ini tapi beberapa web malah memanfaatkan halaman search untuk menambah indexing dari blog tersebut terutama pengguna CA Auto Content <img src='http://incridiblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Masalahnya adalah huruf besar kecil, spasi dan tanda baca lainnya dianggap sebagai hal yang berbeda meskipun maksudnya sama.  Misal : <em><strong>http://namasite.com/search/onde-onde</strong> </em>dan <em><strong>http://namasite.com/search/Onde-onde</strong></em>, meskipun kita ketikkan berbeda tapi output halamannya sama tapi oleh Google dianggap sebagai alamat URL yang berbeda.</li>
</ol>
<p>Sebagai solusi Matt Cutts engineer-nya Google, sudah menggunakan <a rel="nofollow" target="_blank" href="http://www.mattcutts.com/blog/canonical-link-tag/">Canonical URL</a> untuk mengatasi hal tersebut diatas. Contohnya seperti ini :<br />
<code>&lt;link rel="canonical" href="http://example.com/page.html"/&gt;</code><br />
Jika anda sudah menggunakan Plugin Platinum SEO Pack pasti sudah ada menu ini disana. Hanya saja untuk halaman Search dan halaman Translate memang belum ada. Maka dari itu hari ini saya mulai edit beberapa blog saya agar tidak ter-detect sebagai duplicate content lagi.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://incridiblog.com/2010/01/28/canonical-url-untuk-mengatasi-duplicate-konten/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
