Sebenarnya pas cs Acer bilang kalau pemerintah mau ngeblokir Google dan FS (yang lain saya nggak tahu), saya masih belum percaya. Tapi pas kemarin pagi dapat pm dari ym-nya temen2 akhirnya saya percaya. Menurut saya pribadi sebenarnya rencana ini hanyalah shock therapy. Sekarang siapa yang nggak butuh Google? kalau memang Google dijadikan alat untuk mencari content pornografi maka jangan Googlenya yg ditutup tapi cegah query Google terhadap content 17+.

Dulu di kampus saya, pihak kampus melakukan blocking situs porno menggunakan proxy bahkan FS juga pernah dibuka hingga akhirnya dibuka kembali :D . Dengan cara proxy ini sebenarnya tidak 100% aman, karena orang masih bisa masuk via Proxy luar. Tapi orang sudah kadung malas untuk masuk proxy luar untuk mengakses situs porno. Kalau nggak salah dulu ada dua yg di-block yaitu yang mengandung kata porno dan yg mengandung kata iklan/ads.

Jadi (menurut saya) apa yang dilakukan oleh Depkominfo adalah ingin mengetahui respon masyarakat mengenai rencana ini. Mungkin Depkominfo juga bingung untuk memblokir content pornografi ini agar tidak masuk ke Indonesia. Bagaimanapun juga kita harus berpikir positif menanggapi semua masalah, sayangnya orang Indonesia kebanyakan lebih mengutamakan emosi udah gitu sering su’udzon :)

Semoga solusi yang terbaik bisa segera tercapai. Amin